Di Umurnya yang ke-13, Bocah Ini Memutuskan Jadi Transgender

Diposkan oleh Blogger Galau on Rabu, 30 Mei 2012


Menjadi seorang transgender merupakan sebuah keputusan yang paling sulit bagi seseorang yang menjalaninya. Namun bocah ini terbilang cukup berani mengambil sebuah keputusan besar di hidupnya. Di usia yang masih belia, ia memutuskan untuk berganti kelamin dari perempuan menjadi lelaki.

Dalam wawancara dengan majalah New York, Isaac yang kini berusia 17 tahun telah memilih lelaki sebagai identitas gender barunya. Di usianya yang ke-13, ia melalui transisi dari perempuan menjadi lelaki. Baginya, menjadi seorang lelaki adalah hal yang ia inginkan terlepas dari apa yang dikatakan orang-orang terdekatnya, entah itu orangtua hingga lingkungan sekolah.

Bocah yang mengaku mengonsumsi obat pelawan pubertas untuk mencegah tubuhnya berkembang menjadi sosok perempuan ini sukses meyakinkan orangtuanya bahwa dirinya bukan sedang bingung. Dirinya juga sering terheran-heran saat teman perempuannya memakai baju warna pink dan berkata: "mengapa kamu lakukan itu pada dirimu?"

Kedua orangtuanya yang berprofesi sebagai seniman terkejut akan keputusan putrinya, namun mereka merasa jika itu pilihannya, maka Isaac pun dibiarkan memilih jalan hidupnya sendiri. Mereka justru lebih khawatir akan konsumsi obat pelawan pubertas yang dikonsumsi putrinya bernama Lupron. Dikhawatirkan hal tersebut akan mengganggu sistem endokrin dan kesehatannya sebagai remaja.

Kisah hidupnya sebagi seorang transgender termuda juga bisa disaksikan di YouTube, dalam video berjudul 'There Once Was a Little Girl (Who Never Existed). Meskipun telah disaksikan oleh kurang lebih 20 ribu orang, namun beberapa pihak tidak melihatnya sebagai sesuatu yang tidak baik, contohnya sekolah pribadi di Manhattan, tempat ia menimba ilmu saat ini.

Saat pertama kali menceritakan kisah hidupnya di depan teman-teman sekolahnya, hampir semuanya menjauhi. Selama 2 tahun pertama pun ia tidak mendapatkan undangan ke pesta ulang tahun atau telpon dari teman-temannya, seperti yang diceritakan ibunya.

Memasuki usia ke-15, Isaac mulai mengonsumsi hormon testosteron dan menjalani operasi mastektomi (pengangkatan payudara) beberapa waktu lalu di California. Menyikapi hal ini, orangtua Isaac justru bangga dan senang karena mereka kini memiliki seorang putra.


Isaac
Isaac

Always a boy: Though Isaac (pictured as a child, left, and several months ago, right) was born female, he says he knew from a very early age that he wanted to be male

Isaac

Strong opinions: Isaac was aged just six when he started getting annoyed by girls who wore pink He would think: 'Why are you doing that to yourself?'

Isaac

Tomboy: Even as a child, Isaac had boyish tendencies in the toys he chose and how he liked to dress

But this was just the first stage in what would be a long and difficult process, as the family now had to address the impending puberty process, which Isaac was desperately keen to prevent.

But despite the support of the city's top medical and psychiatric opinions, the prospect of puberty-blocking drugs was too much for his mother, who insisted that he wait.

'I instinctually didn’t want to start messing with Isaac’s endocrine system. I said no,' she admitted.

Isaac's distress at getting his first period was the moment that changed her mind, and by the start of the next summer, he began taking the drug Lupron.

'I chose a pill form,' he told the magazine. 'I should probably have started injections, which have a stronger effect, but I don’t like shots. I should have manned up.'

Isaac
Isaac

Turning point: Isaac was 12 when he went to summer camp and presented himself as a boy to his new friends


Isaac

Online support: A video Isaac posted about his journey has received almost 20,000 views on YouTube





sumber :http://wolipop.detik.com/read/2012/05/30/114448/1928238/857/di-umurnya-yang-ke-13-bocah-ini-memutuskan-jadi-transgender?991104topnews

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar