Tampilkan postingan dengan label INTERNET: internet 2012. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INTERNET: internet 2012. Tampilkan semua postingan

Waspadai "Internet Mati" Setelah 9 Juli

Diposting oleh Blogger Galau on Rabu, 02 Mei 2012


perbedaan virus malware spyware dan adware

shutterstock
Ilustrasi virus dan malware

Bukan menakut-nakuti, ada kemungkinan akses internet akan terganggu setelah 9 Juli 2012. Di Australia, peringatan diberikan pada 10.000 pengguna.

Peringatan itu disampaikan oleh otoritas setempat, Australian Communications and Media Authority (ACMA) seperti dikutip oleh Sydney Morning Herald.

Meski peringatan ACMA adalah untuk Australia, diduga penyebab gangguan tersebut juga bisa dialami oleh pengguna internet lain di dunia.

Penyebab gangguan itu adalah program jahat berjulukan DNSChanger yang saat ini diperkirakan menelan korban hingga 4 juta komputer di seluruh dunia.

Mengapa bisa menyebabkan gangguan akses internet? DNSChanger mengubah pengaturan Domain Name Server (DNS) pada komputer pengguna. Semua akses korban akan dialihkan ke server web tertentu secara diam-diam.

Saat ini biro penyelidikan Amerika Serikat (FBI) sudah menyita server yang dimaksud dan menyediakan solusi sementara. Sehingga, bisa dikatakan, korban DNSChanger tak akan terjebak ke situs berbahaya.

Nah, rencananya, paling cepat pada 9 Juli 2012 FBI akan mematikan solusi sementara tersebut. Ini artinya, korban DNSChanger akan kehilangan akses ke server tersebut.

ACMA bekerjasama dengan pemerintah Australia, membuat website beralamat dns-ok.gov.au yang bisa digunakan pengguna untuk melihat apakah komputernya menjadi korban DNSChanger.

Meski Anda tidak di Australia, situs dns-ok.gov.au tetap bisa digunakan untuk memeriksa apakah komputer yang digunakan menjadi korban DNSChanger atau tidak.

Bruce Matthews, manajer divisi keamanan di ACMA mengatakan bahwa sejak November 2011, sebanyak 10 ribu pengguna internet Australia telah terinfeksi DNSChanger.

Paul Ducklin, dari Sophos Australia mengatakan, ada kemungkinan pengguna yang sudah tidak terinfeksi DNSChanger masih akan mengalami masalah karena pengaturan DNS-nya telah diubah oleh program jahat itu.

"Meskipun program antivirus Anda telah menjamin komputer Anda sehat, tetap ada kemungkinan efek samping program jahat itu masih tersisa," kata Ducklin.
More aboutWaspadai "Internet Mati" Setelah 9 Juli

Jumat, 27 April 2012 Hacker Bocah Bobol 295 Situs Dalam 90 Hari

Diposting oleh Blogger Galau on Minggu, 29 April 2012

Seorang anak yang masih berusia 15 tahun kini harus berurusan dengan pihak berwajib, ia terbukti telah meretas dan merusak 295 situs hanya dalam 90 hari. 

Bocah tersebut berasal dari Austria dan telah menjadi target kepolisian setempat selama beberapa bulan. Anak yang tidak diungkap identitas aslinya ini tergolong hebat, setiap beraksi ia selalu memalsukan alamat IP dan menghilangkan sejumlah bukti. Tidak seperti hacker di Bangladesh yang justru meninggalkan alamat email. 

Seluruh situs yang menjadi korban pelaku adalah pelaku industri di Austria, ada yang bergerak di bidang olah raga, layanan turis, situs dewasa, dan beberapa bidang lainnya. Semua situs tersebut diobok-obok sejak Januari hingga Maret 2012. 

Saat diinterogasi oleh pihak kepolisian, bocah tersebut mengaku tidak memiliki motif jahat. Ia hanya merasa bosan dan ingin membuktikan kemampuan kepada seluruh temannya di forum lokal khusus peretas. Konon di forum ini ia menduduki peringkat ke 50 dari 2.000 hacker yang aktif. 

Dalam aksinya, bocah dengan nicknam ACK!3STX menggunakan aplikasi khusus yang membuatnya tidak terdeteksi. Namun naas, software yang ia andalkan itu tidak berhasil melindunginya dari intaian satuan Cyber Crime Competence Centre Austria. 

Polisi berhasil mendapatkan alamat IP pelaku dan melacak hingga ke tempat tinggalnya di sebuah perumahan di Austria. 

Hingga kini belum diketahui total jumlah kerugian dari aksi tersebut. Pun begitu soal hukuman ACK!3STX, yang jelas saat ini bocah pintar tersebut tengah menjalani proses hukum. http://www.ayooclick.com
More aboutJumat, 27 April 2012 Hacker Bocah Bobol 295 Situs Dalam 90 Hari

Tahun Ini Internet Cepat Ada di Indonesia

Diposting oleh Blogger Galau

Kecepatan internet di Indonesia yang ternyata paling lambat di antara 50 negara lain.

Setelah beberapa waktu lalu dirilis hasil penelitian yang dilakukan google mengenaiai kecepatan internet di Indonesia yang ternyata paling lambat di antara 50 negara.Agaknya  hal itu juga disadari oleh pemerintah, yang saat ini berupaya untuk meningkatkan kecepatan akses internet di Indonesia.

Pemerintah melalui Kemenkominfo,menjanjikan kecepatan internet yang kencang sampai akhir tahun ini. Saat ini memang proyek pemerintah Nusantara Internet Exchange (NIX) sedang dibangun dan sudah mencapai 8 unit dan sudah dioperasikan. rencananya, NiX akan menjangkau 33 propinsi di Indonesia dan ditargetkan selesai sampai akhir tahun ini.
Nantinya kecepatan internet di Indonesia akan meningkat, terutama untuk akses konten yang berada di jaringan luar negeri. Tentunya akan terjadi ketika semua NIX rampung terpasang. Hal ini disampaikan oleh Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika yang diwakili oleh Woro Indah.

"Setiap NIX terdiri dari 15 server dimana setiap server akan memiliki bandwith 15 terabyte. Setiap server terdiri dari 200 rak", ujar Woro di ITB rabu (25/4)
Fakta ini menjawab pertanyaan banyak pihak mengenai dukungan pemerintah terhadap pengembangan  komputasi awan di Indonesia. Menurut Woro, NIX merupakan Infrastructure as a Service (IaaS) sebagai adopsi komputasi awan di Indonesia.

NIX merupakan Internet Exchange Point (IEP) yang dibiayai dengan dana kontribusi Kewajiban Pelayanan Universal Telekomunikasi Dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 21/PER/M.KOMINFO/12/2010,. IEP tersebut merupakan titik di mana routing trafik internet berkumpul untuk saling berinterkoneksi.
Tujuan dibangunnya adalah untuk:
  •          Mengurangi biaya pengiriman trafik nasional dan  internasional
  •          Mendistribusikan trafik internet di wilayah pelayanan universal telekomunikasi, trafik  nasional, dan internasional.
  •          Mengefisiensikan routing trafik internet.
  •          Mengurangi latency, meningkatkan kecepatan layanan internet.


Pengguna NIX untuk trafik nasional adalah penyelenggara jasa interkoneksi internet (network access point),  penyelenggara jasa akses internet (internet service provider), dan atau penyelenggara sistem elektronik yang memiliki AS Number.
Sedangkan pengguna NIX untuk trafik internasional adalah penyelenggara jasa interkoneksi internet (network access point). dan penyelenggara jasa akses internet (internet service provider)

Berita ini tentu saja menyejukkan kita, sehingga fakta mengenai koneksii internet Indonesia yang paling lambat dapat ditepis. (cybergodo)

More aboutTahun Ini Internet Cepat Ada di Indonesia

Bulan Juli, Internet Dunia Bakal 'Blackout' ?!

Diposting oleh Blogger Galau

Waspadalah, karena bulan Juli nanti seluruh dunia bisa kehilangan akses internet. Benarkah?


Pihak Federal Bureau of Investigation (FBI) memperingatkan bahwa lebih dari 300.000 pengguna internet dunia dapat kehilangan akses internet mereka, terkait penipuan 'scam' yang bernilai jutaan dollar.

Meskipun begitu, para pengguna dapat sejenak bernapas lega, karena telah hadir DCWG.org, sebuah situs yang dibuat oleh FBI, sehingga pengguna dapat mengecek, apabila mereka terkena serangan malware dan ingin memindahkannya.

Enam warga Estonia ditangkap atas tuduhan penipuan pada November, setelah pengintaian selama dua tahun oleh operasi FBI bernama Ghost Click, terhadap mereka. Demikian seperti dikutip dari Interaksyon.


Federal Bureau of Investigation mengestimasi bahwa ada sekira 568 ribu komputer yang terinfeksi malware, yang mengarahkan pengguna ke situs-situs penipuan.
More aboutBulan Juli, Internet Dunia Bakal 'Blackout' ?!