Persiapan Fisik yang Dibutuhkan Sebelum Mendaki Gunung

Diposkan oleh Blogger Galau on Minggu, 22 April 2012

img
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan saat mendaki gunung, persiapan fisik yang matang sangat diperlukan. Persiapan tersebut meliputi pemeriksaan kondisi kesehatan, serta melatih otot-otot yang banyak dipakai selama pendakian.

"Mendaki gunung harus dipersiapkan dengan baik, periksakan jika memang ada masalah dengan kesehatan," kata Dr Michael Triangto, SpKO dari RS Mitra Kemayoran saat dihubungi detikHealth, Minggu (22/4/2012).

Pemeriksaan itu terkait dengan penjelasan Dr Michael sebelumnya, tentang penyakit-penyakit yang tidak dianjurkan untuk dibawa naik gunung. Di antaranya meliputi tekanan darah, kadar gula, kondisi kesehatan mata dan juga kemampuan paru-paru untuk menyerap oksigen.

Selain pemeriksaan medis, persiapan fisik yang lain juga diperlukan. Salah satu yang paling penting adalah melatih kekuatan dan kelenturan otot-otot inti tubuh alias core muscle seperti dikutip dari Brendondavid berikut ini:

1. Otot perut
Tidak perlu punya perut 6-pack untuk bisa mendaki gunung, yang penting perut sebagai otot inti tubuh harus cukup kokoh untuk menjaga keseimbangan dan menopang berat badan secara keseluruhan. Salah satu cara untuk melatih otot perut adalah dengan melakukan sit-up.

2. Otot punggung bagian bawah
Bagian ini merupakan penyeimbang otot perut, jika dilatih kekuatannya maka postur tubuh akan menjadi lebih kokoh. Selain itu, otot punggung yang kokoh juga dibutuhkan untuk menopang ransel gunung yang beratnya kadang-kadang menyamai berat badan para pendaki.

3. Otot kaki
Cara termudah untuk melatih paha dan betis adalah dengan gerakan naik turun tangga. Cari yang memiliki 100 anak tangga, lalu lakukan gerakan naik turun sebanyak 10 kali/set tanpa beban tambahan dalam 2 minggu pertama dan lakukan pengulangan sebanyak yang dibutuhkan.

4. Kelenturan otot
Tidak cukup hanya otot yang kuat, ekspedisi pendakian gunung juga butuh kelenturan otot untuk mengantisipasi gerakan-gerakan yang tidak terduga saat menghadapi medan yang sangat sulit. Tidak perlu latihan khusus, kelenturan cukup dijaga dengna melakukan streching atau peregangan sebelum dan sesudah olahraga rutin.

Jika secara fisik sudah siap, maka langkah berikutnya adalah mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan termasuk obat-obatan. Alat-alat yang butuh perlakuan khusus misalnya tenda, ada baiknya dicoba dulu daripada harus kesulitan saat sudah berada di ketinggian.

Semua peralatan, terutama yang berfungsi sebagai penghangat seperti jaket dan kantong tidur harus dilapisi bahan kedap air supaya tidak basah apabila kehujanan. Susun isi ransel seringkas mungkin, letakkan makanan dan minuman serta obat-obatan di bagian yang paling mudah dijangkau.


Sumber: http://health.detik.com

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar